Bad
Main cast : Lee Nagyung X Jung Jaehyun
***
"Happy 3rd Anniversary Sayang!" berkata dengan semangat gadis kecil itu berdiri tepat didepan pintu masuk dengan membawa kue dengan lilin angka 3. Dia tersenyum lebar melihat kekasihnya baru saja memasuki apartemen hunian mereka.
Pria itu menatap gadis kecil itu dengan sedikit heran, "kamu ngapain sih bawa-bawa kue kaya gini? Kaya anak kecil ajah!"
Deg
"Aku bawain ini khusus buat rayain 3 tahun hari jadi kita ayang, kamu ga suka?" Tatapan semangat gadis kecil itu berubah menyendu. Terselip sedikit rasa kecewa dihati gadis kecil itu.
"Ya udah taruh ajah di kulkas nanti aku makan, lain kali jangan kaya gini lagi ya. Ngabisin uang!" Jaehyun berjalan melewatinya, gadis kecil itu menghela nafas berat berusaha menahan air matanya. Bahkan pria itu tak memikirkan perbuatan dan perkataannya melukai hati gadis kecil itu.
Dengan berat hati ia menatap kue yang dia pegang, "maafin dia ya kue yang cantik, jangan sakit hati. Mungkin dia lagi capek!" Gumamnya sambil memasukan kue yang telah disusun sedemikian rupa indah itu kedalam kulkas.
***
Waktu berlalu begitu cepat, malam berganti pagi.
"Ayang, aku udah buatin sarapan buat ayang, ayo cepat bangun!" Gadis kecil itu mengusap pipi Jaehyun dengan lembut. Namun Jaehyun menepis tangannya.
"Ini akhir pekan, bisa ga sih kamu ga usah ganggu?" Gadis kecil itu menatap kelakuan kekasihnya, "tapi aku udah buatin sarapan, nanti keburu dingin!"
"Aku suka makanan dingin!" Pria itu kembali menutup matanya untuk melanjutkan tidurnya, gadis kecil itu menggigit kecil bibirnya, hatinya serasa dicubit mendengar penuturannya.
"Oke deh, tidur yang nyenyak ya!" Gadis kecil itu mengusap rambut Jaehyun dengan lembut. Kemudian keluar dari kamar pria itu.
***
Entahlah sudah berapa lama Jaehyun berubah menjadi dingin. Membuat hati Nagyung tersayat setiap hari, dengan perkataan dan perilakunya.
Hari ini Nagyung mengemasi barangnya dia berencana tinggal dirumah Jiheon untuk sementara sampai dia mendapatkan pekerjaan dan bisa menyewa apartemen miliknya sendiri.
"Kamu mau pergi?" Suara yang sudah tidak asing membuatnya terkejut. Gadis mungil itu menoleh mendapati pria yang 3 tahun ini menjadi kekasihnya.
"Iya!" Jawabnya tanpa basa-basi.
"Kenapa?" Pria itu mendekat kemudian menatapnya. Nagyung tersenyum ketir mendengar pertanyaan pria dihadapannya.
"Aku merasa, disini sudah tidak ada kehangatan lagi. Aku merasa Jae sudah tidak mau melihatku lagi. Aku merasa semuanya terjadi hanya karena sebuah rutinitas yang sudah aku dan hyung lakukan sejak 2 tahun yang lalu, kau berubah,Jae. Setahun terakhir ini yang aku rasakan hanya sikap dinginmu, kau tidak memperdulikanku lagi, aku tidak tahu apakah itu murni karena kau bosan padaku atau kau mempunyai orang lain selain aku? Aku sudah pernah memperingatkanmu bukan Jae,kalau kau memang bosa padaku, bicaralah padaku jangan perlakukan aku seperti itu apalagi jika kau mengencani orang lain dibelakangku!" Jaehyun terdiam ia tidak tahu harus menjawab pertanyaan Nagyung bagaimana.
"Nagyung, aku...."
"Gapapa aku ngerti ko Jae, aku janji setelah ini aku ga bakal gangguin kamu lagi. Semoga kamu bahagia yah, makasih udah nerima baik-buruk nya aku, aku mungkin bukan orang yang tepat untuk berada disisi kamu lagi. Aku bebasin kamu buat ngelakuin apa ajah, mulai hari ini kita udah ga terikat hubungan apapun lagi! Makasih 3 tahunnya ya Jae!" Nagyung menyelesaikan kegiatan membereskan barang bawaannya.
Sementara Jaehyun hanya terdiam menatap punggung sempit Nagyung yang pergi menjauh darinya.
"Nagyung-ah!" Jaehyun memanggil Nagyung gadis kecil itu terdiam,menunggu Jaehyun mengucapkan sepatah kata yang mungkin mampu membuatnya memikirkan kembali keputusannya. Namun, "Terimakasih, udah mau jadi kekasihku. Aku minta maaf atas semua perlakuan aku sama kamu. Aku ga tau harus ngomong kaya gimana supaya kamu ngga sakit hati sama perpisahan ini, tapi kayaknya hyung malah tetap bikin kamu sakit hati. Iya aku bosan sama kamu, tapi aku bersumpah engga ada orang lain selain kamu.. aku minta maaf.." Nagyung tersenyum miris masih memunggungi pria tinggi itu, kemudian melanjutkan langkahnya.
"Boleh ga aku peluk kamu untuk terakhir kalinya?" Tanya Jaehyun dengan nada sedikit keras.
"Maaf Jae aku gak bisa," Nagyung masih melangkah pergi keluar dari kamar itu.
-Selesai

Komentar
Posting Komentar